IndexFeatured

thumbnail

Bos Ducati Berikan Peringatan Keras Untuk Jorge Lorenzo, Waaah SP 1 Leekk....

Bos Ducati Berikan Peringatan Keras Untuk Jorge Lorenzo, Waaah SP 1 Leekk....
Masponbalap.com - Pakdhee,,, Debut pertama Jorge Lorenzo bersama tim barunya yaitu Ducati Corse tampaknya bakal berakhir mengecewakan. Hal tersebut nampak dari penampilan Lorenzo yang kurang menyatu dengan tunggangannya Desmosedici. Tak heran jika pada akhirnya muncul peringatan keras dari General Manager Ducati yakni Gigi Dall’igna. Waaah SP1 iki leekk...

Luigi Dall’igna atau yang akrab disapa gigi tersebut merupakan sosok penting di kubu Ducati, dimana berkat tangan dinginnya pada musim lalu boleh dibilang penyakit pada motor Desmosedici yaitu Understeer sudah hilang. Terbukti, duo rider mereka di musim lalu yaitu Iannone dan Dovizioso sukses mempersembahkan masing-masing 1 podium pertama.

Sooo,,, penyakit Understeer hilang plus podium dari Iannone dan Dovizioso jelas menjadi pertanda yang baik bagi tim Ducati untuk membuka keran mereka dalam hal kemenangan. Mereka butuh rider bermental juara, dan masuklah Jorge Lorenzo yang telah lama membela tim Yamaha dengan mempersembahkan 3 kali gelar juara dunia.

Namun yang ditunggu-tunggu belumlah tiba. Lorenzo justru terpental dari barisan depan pembalap. Berbagai macam cara sudah dilakukan Ducati demi membuat sang Por Fuera bisa nyaman dan kembali cepat diatas motornya. Namun zooonk gaess.. prestasi terbaik barulah podium ke-3 di sirkuit Jerez, Spanyol.

“Ducati jelas selalu berkompromi untuk menemukan formula yang tepat bagi Jorge. Namun Jorge juga harus memahami bahwa motornya saat ini berbeda dengan motor yang telah ia kendarai selama 9 tahun.” ucap Gigi seperti dikutip dari Diarogol.

“Hal pertama jelas memahami kelakuan motor dan kemudian mencoba untuk mendapatkan performa yang maksimal dari keduanya. Mungkin Jorge harus sedikit bisa mengubah gaya balapnya.” serunya.

Mumet leek, berstatus sebagai rider juara tidak bisa membuat Lorenzo bisa tenang-tenang saja. Bahkan posisinya pun kini mulai terancam dengan meningkatnya performa Andrea Dovizioso serta rider satelit Ducati yaitu Danilo Petrucci.

Dovi jelas posisinya saat ini lebih tenang karena telah mengantongi 2 kemenangan, dan bisa saja para petinggi Ducati mengalihkan pandangan mereka ke Petrucci. Ngalamaak pensiun dini leeek....
                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 17:20:00
thumbnail

Tertabrak Mobil Dari Belakang, Legenda MotoGP Ini Dalam Kondisi Kritis !

Tertabrak Mobil Dari Belakang, Legenda MotoGP Ini Dalam Kondisi Kritis !
Masbroo,, Di pagi hari ini ada kabar kurang menyenangkan yang kembali menimpa dunia balap motor. Kabar tersebut datang dari seorang legenda balap asal Spanyol yakni Angel Nieto yang kini tengah dalam kondisi serius pasca mengalami kecelakaan lalu lintas di Ibiza.

Pembalap yang juga dianggap seperti pahlawan di Spanyol tersebut terlempar dari kendaraannya ATV setelah tertabrak sebuah mobil dari belakang. Laporan dari media TheSun menyebutkan Nieto yang mendapatkan trauma parah di kepala langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi selama 2 jam.

Hingga kabar tersebut diterbitkan, usai operasi kondisi Nieto masih dalam fase kritis namun tetap stabil. Mari gaes kita doakan bersama demi kesembuhan sang legenda balap Spanyol tersebut sembari berharap semoga tidak terjadi hal-hal yang fatal dan lekas sembuh, Amiiin....

Sebagai catatan, Angel Nieto sendiri merupakan salah satu pembalap tersukses di jagad balap motor. Rider yang lahir pada tanggal 25 Januari 1947 silam tersebut tercatat sudah mengoleksi 13 kali gelar juara dunia dalam 22 tahun ia berkarir dan total menang sebanyak 90 kali.

Namun gelar tersebut bukan ia raih di kelas GP500cc gaess.. Nieto spesialisasi kelas kecil seperti 50cc (6 kali) dan 125cc (7 kali). Kendati belum pernah berjaya di kelas Premier, Angel Nieto tetap dianggap sebagai rider paling berbakat dalam menghiasi kejuaraan balap motor.

Hanya ada 2 pembalap saja hingga saat ini yang mampu berdiri diatas catatan Angel Nieto yaitu Giacomo Agostini dengan 122 kemenangan dan Valentino Rossi yang mengoleksi 115 kemenangan.

                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 08:36:00
thumbnail

Maverick Vinales Tidak Setuju Dengan Pernyataan Dari Rossi Terkait Performa Motor Yamaha

Maverick Vinales Tidak Setuju Dengan Pernyataan Dari Rossi Terkait Performa Motor Yamaha

Masponbalap.com - Panas lek... Yamaha saat ini tampaknya diterpa kebingungan pasca mendapat pernyataan yang berbeda dari kedua rider mereka yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Jika kemarin Rossi berpendapat bahwa untuk mengembalikan YZR-M1 ke posisi yang lebih baik, maka Yamaha harus lebih concern dengan sasis. Namun perkataan berbeda justru diucapkan oleh Vinales..

Rider yang di musim ini memulai debut bersama tim garputala tersebut merasa bahwa setingan elektronik yang kurang optimal telah membuat timnya tidak lagi digdaya dan membuat posisinya diambil alih oleh rekan senegaranya yaitu Marc Marquez.

Vinales yang sempat mencetak 2 laga sempurna di awal musim mulai terseok-seok kala menjalani balapan di Jerez dan Catalunya, dimana ia hanya mampu meraup poin sebanyak 8 angka saja. Itu belum ditambah dengan 2 kali gagal menuntaskan balapan dan finish ke-4 di Grand Prix Jerman.

“Saya tentu saja kecewa dengan hasil di paruh musim pertama ini. Kami kehilangan banyak poin dalam 4 balapan. Jika saja di Assen saya bisa memulai dengan kondisi yang normal, mungkin saya bisa menang. Namun saya start dari posisi ke-11 dan terjatuh. Seandainya saya tidak jatuh maka laga tersebut bisa menjadi kunci penting untuk memimpin kejuaraan.” ucap Vinales.


“Saya rasa masalah Yamaha bukan pada sasisnya, namun di elektronik. Entah mengapa di setiap laga kami selalu kesulitan memodifikasi elektronik dan kita juga selalu kalah tenaga. Sepertinya kami butuh tambahan ekstra dari elektronik, karena dalam beberapa lomba kita juga mulai kebingungan untuk bisa mempertahankannya.” seru Vinales.

Tidak hanya soal elektronik semata lek, Vinales juga berharap kepada pihak Michelin agar bisa konsisten memberikan ban yang bagus di setiap laga agar timnya bisa fokus ke elektronik  saja.
 
Dengan pernyataan tersebut jelas memunculkan kebingungan di internal Yamaha. Yang satu bilang sasis, yang satu lagi elektronik. Kita lihat saja di 9 race kedepan mana yang lebih butuh perhatian. Sampeyan pilih sasis opo elektronik opo mbak Nella Kharisma ??
                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 17:39:00
thumbnail

Rapot Pembalap MotoGP: Dovizioso Ada Di Puncak, Marquez Dan Lorenzo Jeblok !

Rapot Pembalap MotoGP: Dovizioso Ada Di Puncak, Marquez Dan Lorenzo Jeblok !
Pakdhee,,, Menarik ketika MasPon membaca artikel dari media Crash.net yang menjelaskan rapot para rider MotoGP di musim ini. Artikel yang ditulis oleh jurnalist Peter Mclaren tersebut menampilkan pasang surutnya pencapaian pembalap di musim 2016 dan musim 2017 selama paruh pertama musim. Cekidoot brooo...

Di posisi puncak ada nama rider Italia yaitu Andrea Dovizioso yang mengalami kenaikan cukup pesat. Perbandingan poin Dovi cukup mencengangkan dengan mengantongi 64 poin berkat dua kemenangan beruntung yang ia cetak di Mugello dan Catalunya.

Selain itu, Dovi juga kini berada dalam trend yang bagus dengan berada di daftar perburuan gelar juara dunia untuk pertama kali dalam karir balapnya. Rider andalan tim Ducati tersebut saat ini bercokol di urutan ke-3 klasemen dan mengemas 123 angka. Dovi hanya berselisih 6 poin saja dari Marc Marquez yang berada di posisi puncak.

Di tempat selanjutnya lagi-lagi ada nama rider Ducati broo, namun kali ini dari tim satelitnya. Yaak... Danilo Petrucci juga sukses menunjukkan aksi impresifnya dalam paruh musim pertama kali ini. Musim lalu ia hanya sanggup membawa 24 poin saja, namun di kompetisi saat ini, pembalap berjuluk Petrux tersebut meraup 66 poin. Naik 42 poin leek...

Kemudian di posisi ketiga ada rider Movistar Yamaha yang tengah menjalani debut pertamanya yaitu Maverick Vinales. Sukses bersama tim Suzuki pada musim lalu dengan bertengger di urutan ke-4, Vinales kini menjadi rider yang dielu-elukan untuk memegang mahkota gelar jurdun. Dengan 3 kemenangan yang berhasil ia raih sekaligus berada di urutan ke-2 klasemen, Vinales sudah membuat kenaikan sebanyak 41 poin.

Beberapa rider ada yang mengalami peningkatan, namun ada juga yang mengalami penurunan masbroo... Pembalap tersebut seperti Jorge Lorenzo, Pol Espargaro, dan yang paling membuat MasPon kaget justru ada nama Marc Marquez !

Rider andalan tim Repsol Honda sekaligus sang juara bertahan tersebut ada di peringkat ke-15 dengan grafik penurunan yang cukup woooow... Musim lalu The Baby Alien sanggup mencuri 170 angka, namun dimusim ini progresnya menurun sebanyak 41 poin meski posisinya masih berada di puncak klasemen.

Untuk lebih jelasnya bisa cek gambar dibawah ini gaes :



                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 09:57:00
thumbnail

Direktur Yamaha Tegaskan Pencapaian Vinales di Yamaha Bisa Melebihi Jorge Lorenzo, Woooh !!

Direktur Yamaha Tegaskan Pencapaian Vinales di Yamaha Bisa Melebihi Jorge Lorenzo, Woooh !!

Mengejutkan gaess,, Direktur Yamaha MotoGP yaitu Lin Jarvis mengaku yakin dengan potensi dan bakat yang dimiliki oleh anak didiknya, Maverick Vinales. Jarvis pun tak segan untuk menegaskan jika Vinales bisa meraih gelar juara dunia bersama Yamaha layaknya Jorge Lorenzo, bahkan bisa saja melebihi.

Dua minggu jelang bergulirnya balapan putaran ke-10 yang bakal digelar di sirkuit Brno, Ceko menempatkan nama Maverick Vinales di posisi ke-2 klasemen sementara musim ini. Pembalap asal Spanyol tersebut hanya terpaut tipiiis saja 5 angka dari pemuncak klasemen, Marc Marquez.

Sungguh progres yang apik dari Vinales selepas dirinya memutuskan hijrah dari tim yang ia bela di musim lalu yaitu Suzuki Ecstar, dimana ia berhasil menjadi wakil tim Hamamatsu di urutan ke-4 klasemen. Musim ini Vinales juga sudah memiliki modal yang bagus dengan 3 kemenangan meski dirinya juga gagal finish sebanyak 2 kali.

“Maverick adalah pembalap yang cocok bersama Yamaha, dan sejauh ini kinerja tim juga membaik bersama dengannya. Yamaha telah memenangkan 4 dari 9 balapan namun juga mengalami situasi yang sulit. Seperti yang sudah anda lihat kami justru kalah di sirkuit yang secara teoritis bisa kami menangkan.” ucap Jarvis dikutip dari MundoDeportivo.com

“Maverick mirip dengan rider kami sebelumnya yaitu Lorenzo. Meski kepribadian dan karakter balap mereka berdua sangatlah berbeda, keduanya sama-sama berbakat. Saya yakin Maverick bisa memenangkan gelar juara dunia sebanyak-banyaknya bersama Yamaha.” tandasnya.

                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 17:05:00
thumbnail

Cal Crutchlow Komentari Bakat Besar Yang Hanya Dimiliki Oleh Marc Marquez

Cal Crutchlow Komentari Bakat Besar Yang Hanya Dimiliki Oleh Marc Marquez

Lekbroo,,, Anda pasti sudah melihat betul bagaimana gaya balap yang diadopsi oleh Marc Marquez selama berkiprah di kelas Premier kan?? Gaya balap agresif dimana sang pembalap selalu menekankan late breaking ketika memasuki mulut tikungan tersebut telah berhasil membuat Marquez menjadi salah satu rider top di MotoGP.

Dan tahukah anda bahwa Marc Marquez itu berbeda dengan rider Honda lainnya lhoooo.... Kalau hanya gaya balap plus late breaking saja sopo wae isooo,, namun Marquez berbeda. Hal tersebutlah yang coba diutarakan oleh rekan sesama rider Honda, Cal Crutchlow. Lhaa bedanya apa leeek??

Sebagai catatan saja, antara Marquez dan Crutchlow sama-sama mengadopsi gaya balap yang sudah MasPon sebutkan diatas. Namun The Baby Alien bisa dibilang sedikit lebih sempurna bila dibandingkan dengan Crutchlow ataupun rider-rider Honda yang lain. Mungkin itu yang membuat HRC memprioritaskan masa bakti Cal Crutchlow dimana pada musim depan rider asal Inggris tersebut dipercaya sebagai rider penguji dan ditambah berat badan yang hampir sama dengan Marquez.

“Setiap dia melakukan manuver di suatu sudut tikungan, dia bisa lebih baik daripada semua pembalap Honda lainnya. Saya tidak tahu bagaimana caranya, padahal gaya balap saya mirip dengan dia. Bagaimana ia memasuki tikungan, kemudian sudut yang ia ambil bisa lebih ramping, seberapa banyak ia menggunakan ban depan dan meluncur keluar tikungan, itu menakjubkan.” ucap Crutchlow kepada Crash.net

“Jujur saja apa yang ia lakukan di beberapa sudut tikungan bisa dilakukan oleh Dani, Tito, dan juga saya. Namun kami tidak dapat melakukan untuk setiap sudut dan setiap balapan. Itu adalah talenta yang Marcquez miliki.” serunya.

Last, Crutchlow juga menyebutkan bahwa Marquez adalah rider yang mirip dengan Legenda MotoGP yakni Casey Stoner. Kedua rider tersebut dianggap aneh dan punya bakat tersendiri dalam mengelola potensi maupun permasalahan pada Honda RC213V. Setuju ora leeek??

                                    Forum Blogger Indonesia                               
    MasPonBalap Updated at: 09:43:00